<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Swarakalibata CodeIgniter - Terdepan, Tajam, Terpercaya, dan Berimbang</title> 
				<description>Berita Indonesia terkini terpercaya, dan terpopuler, politik, ekonomi, tekno, otomotif, dan olahraga ditulis lengkap dan akurat.</description>
				<link>http://kapouas.top</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Peresmian Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/peresmian-sekretariat-pimpinan-daerah-muhammadiyah-kapuas</link>
						                <description>KUALA KAPUAS — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas resmi menggunakan gedung baru yang terletak di kompleks Masjid Al Ihsan, Jalan Melati, Kuala Kapuas, pada Minggu siang (5/11). Gedung semipermanen milik Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kapuas berukuran 10 x 20 meter ini dibangun dua lantai atas swadaya warga Muhammadiyah dan jemaah Masjid Al Ihsan.

Gedung baru tersebut memiliki fungsi multifungsi untuk mendukung kegiatan sosial dan dakwah. Bagian depan lantai dasar dimanfaatkan sebagai sekretariat bersama Muhammadiyah dan Posyandu Lansia. Sementara itu, bagian belakang berfungsi sebagai tempat tinggal pengelola Masjid Al Ihsan, dan lantai dua dirancang mampu menampung ratusan jemaah atau warga yang ingin beristirahat.

Ketua PDM Kapuas, Drs. H. Masrani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT karena kini PDM Kapuas memiliki dua sekretariat di Kota Kuala Kapuas. Sekretariat pertama terletak di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, dan yang terbaru di Kompleks Masjid Al Ihsan.


“Penambahan sekretariat sebagai upaya untuk lebih menggiatkan dakwah dan membangun Muhammadiyah. Sangat banyak Amal Usaha Muhammadiyah yang harus kami kelola secara profesional, di antaranya Masjid, Langgar, dan Mushala,” ujar H. Masrani.


Ia menambahkan, Muhammadiyah juga mengelola lembaga pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK yang tersebar hingga pelosok desa di Kabupaten Kapuas, serta Perguruan Tinggi di Kuala Kapuas. Seluruh upaya ini, lanjut Masrani, ditujukan untuk membangun sumber daya manusia Kabupaten Kapuas tanpa memandang latar belakang perbedaan agama guna saling menghargai dalam keberagaman.

Agenda Rakerda dan Pengukuhan Organisasi Otonom

Selain peresmian gedung, terungkap dalam rapat di sekretariat baru tersebut bahwa PDM Kapuas akan menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada pertengahan November 2018. Rakerda ini akan dihadiri oleh seluruh organisasi otonom, amal usaha Muhammadiyah, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Kapuas untuk membahas program kerja sepanjang tahun 2018.

Sekretaris PDM Kapuas, H. Suwarno Muriyat, dalam siaran persnya menyatakan bahwa Rakerda akan dilaksanakan selama satu hari pada Sabtu (18/11) di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kapuas dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas.


	
	Pengukuhan Pengurus: Selain membahas program kerja, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus dan anggota Komando Kesiapan Angkatan Muhammadiyah (KOKAM), Hizbul Wathon (HW), Pencak Silat Tapak Suci, dan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kapuas.
	
	
	Pelatihan IMM: Rangkaian kegiatan juga diisi oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kapuas yang mengadakan Pelatihan Darul Arqam Dasar dan Masa Ta’aruf selama tiga hari mulai 15 November.
	


Menariknya, dari 64 mahasiswa baru yang bergabung dalam IMM, terdapat mahasiswa dari berbagai latar belakang agama lain, yaitu 4 beragama Kristen, 3 umat Hindu, dan 2 umat Buddha.

Para peserta akan dibekali materi mengenai wawasan kebangsaan, persatuan dalam keberagaman, peningkatan toleransi intern dan antarumat beragama serta hubungan dengan pemerintah, serta dorongan agar mahasiswa berperan aktif bersama pemerintah dalam membangun dan memajukan Kabupaten Kapuas.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Tinjau TK ABA-3 Selat, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Dorong Penyelesaian Gedung di 2027</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/tinjau-tk-aba3-selat-kepala-dinas-pendidikan-kapuas-dorong-penyelesaian-gedung-di-2027</link>
						                <description>KAPUAS – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi pembangunan gedung TK ABA-3 Selat yang hingga kini belum kunjung selesai. Padahal, proses pembangunan fasilitas pendidikan tersebut sudah berjalan sejak tahun 2017 lalu.

Hal ini disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Rabu (3/6/2026). Menurut Suwarno, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak merupakan fondasi krusial dalam mendongkrak kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kapuas.

“Keberadaan sarana pendidikan yang layak sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kapuas. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan penuh agar pembangunan TK ABA-3 Selat ini dapat diselesaikan pada tahun 2027,” ujar Suwarno.

Andalkan Donasi dan Swadaya Masyarakat

Di lokasi yang sama, pihak Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) melalui Pembina/Pengasuh TK ABA-3 Selat, Dra. Hj. Riaswati Djauhari, membenarkan bahwa proyek ini telah memakan waktu hampir satu dekade.

Riaswati, yang juga merupakan Kepala Sekolah TK ABA-3 Selat periode 2003–2023, menjelaskan bahwa selama ini proses pembangunan sangat bergantung pada berbagai sumber pendanaan yang tidak mengikat. Di antaranya:


	Bantuan stimulan dari pemerintah.
	Donasi sukarela dari masyarakat luas.
	Pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
	Sumbangan dari para wali murid.


Diproyeksikan Jadi Pusat Kegiatan Multi-Manfaat

Jika berhasil rampung, gedung baru TK ABA-3 Selat ini tidak hanya akan difungsikan sebagai ruang kelas formal. Pihak yayasan telah merancang cetak biru pemanfaatan gedung agar memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi warga Kapuas.

“Harapan kami, gedung ini dapat diberdayakan tidak hanya untuk pendidikan PAUD, tetapi juga sebagai tempat penitipan anak balita serta mendukung program kesehatan yang berkaitan dengan kegiatan Muhammadiyah melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU),” ungkap Riaswati.

Selain untuk urusan internal, ia menambahkan bahwa fasilitas ini nantinya terbuka untuk kegiatan umum masyarakat, seperti resepsi pernikahan, acara perpisahan sekolah, dan agenda komunitas lainnya.

Peninjauan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan ini diharapkan menjadi momentum kuat untuk memicu sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Percepatan penyelesaian target di tahun 2027 dinilai mendesak agar gedung ini bisa segera memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan sosial di Kabupaten Kapuas.
</description>
					                </item><item>
						                <title>“Air Mata Umat dan Hilangnya Ukhuwah” Jadi Refleksi Idul Adha 1447 H di Stadion Panunjung Tarung</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/“air-mata-umat-dan-hilangnya-ukhuwah”-jadi-refleksi-idul-adha-1447-h-di-stadion-panunjung-tarung</link>
						                <description>KAPUAS, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H) – Ratusan warga Muhammadiyah memadati Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, untuk melaksanakan ibadah sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Selat, Kapuas.

Sejak pagi hari, stadion sudah dipenuhi oleh jamaah yang datang dari berbagai penjuru. Kehadiran mereka mencakup jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas, Pengurus Cabang, warga, hingga para simpatisan Muhammadiyah yang tampak khusyuk mengumandangkan takbir.

Pengorbanan Sejati: Mengikis Ego demi Persatuan

Bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan sholat Idul Adha kali ini adalah H. Muhammad Yusuf Rusli, S.Pd.I., M.A., yang merupakan Ketua Majelis Tarjih PCM Banjarmasin. Beliau menyampaikan khutbah yang sarat akan pesan mendalam dengan judul “Air Mata Umat dan Hilangnya Ukhuwah”.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Yusuf Rusli mengajak jamaah untuk kembali mengenang keteladanan Nabi Ismail AS sebagai sebuah kisah tentang ketaatan total kepada Allah SWT. Beliau menekankan bahwa hakikat Idul Adha yang identik dengan ibadah qurban memiliki esensi yang jauh lebih luas dari sekadar ritual tahunan.

“Pengorbanan sejati adalah ketika kita rela mengorbankan ego, nafsu pribadi, dan kepentingan golongan demi menjaga persatuan serta ukhuwah di antara umat Islam,” tegasnya di hadapan ratusan jamaah.

Menyembelih Penyakit Hati

Lebih lanjut, khatib juga mengingatkan bahwa penyembelihan hewan qurban jangan hanya dipandang sebagai proses menghalalkan binatang untuk dikonsumsi. Ada makna spiritual yang jauh lebih mendasar yang harus dihunjamkan ke dalam jiwa setiap muslim.

Menurutnya, yang sejatinya perlu “disembelih” dalam momentum Idul Adha ini adalah:


	Hawa nafsu yang tidak terkontrol.
	Keserakahan dan kesombongan diri.
	Kecintaan duniawi yang berlebihan (wahn).
	Penyakit-penyakit hati lainnya.


Dengan mengikis penyakit-penyakit hati tersebut, seorang hamba akan menjadi lebih ringan dan tulus dalam menunaikan pengabdian serta ketaatannya kepada sang pencipta, Allah SWT.

Solidaritas untuk Palestina

Di penghujung khutbahnya, H. Muhammad Yusuf Rusli tidak lupa mengetuk pintu hati dan empati para jamaah dengan menyampaikan kondisi serta penderitaan yang tengah dialami oleh rakyat Palestina. Beliau mengajak seluruh warga Muhammadiyah Kapuas untuk tidak putus mengirimkan doa terbaik serta bantuan nyata sebagai wujud ukhuwah Islamiyah dan kemanusiaan yang melintasi batas negara.

Pelaksanaan sholat Idul Adha di Stadion Panunjung Tarung ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar, ditutup dengan bersalam-salaman antarwarga guna mempererat tali silaturahmi.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Gelar Rakernis AUM Pendidikan, PDM Kapuas Matangkan Perencanaan Mutu Sekolah</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/gelar-rakernis-aum-pendidikan-pdm-kapuas-matangkan-perencanaan-mutu-sekolah</link>
						                <description>KAPUAS, 23 Mei 2026 – Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas menggelar acara Halal Bihalal sekaligus Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Bidang Pendidikan pada Sabtu (23/5), bertempat di Aula Finas Pendidikan Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus, tenaga pendidik, serta perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah se-Kabupaten Kapuas.

Suasana acara terasa hangat dan penuh semangat sejak awal, dibuka dengan penampilan tarian daerah yang memukau yang dipersembahkan oleh siswa SMAS Muhammadiyah Kapuas. Penampilan ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus menunjukkan bakat seni yang dimiliki oleh peserta didik Muhammadiyah.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dipimpin oleh guru pendidikan agama Islam SMAS Muhammadiyah, dan dilengkapi dengan saritilawah (terjemahan dan penjelasan makna) dalam empat bahasa, yaitu Arab, Indonesia, Dayak, dan Inggris. Penampilan istimewa ini dibawakan secara bergantian oleh siswa dari SMAS Muhammadiyah, SMPS Muhammadiyah, dan SDS Muhammadiyah, yang mendapatkan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin atas kelancaran dan kemampuan berbahasa mereka.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Ramblan S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam, baik dari sisi persaudaraan maupun pengembangan pendidikan. “Halal bihalal menjadi sarana mempererat silaturahim antar pengurus, pendidik, dan seluruh elemen di lingkungan Muhammadiyah. Selain itu, rapat kerja teknis ini juga menjadi wadah penting untuk menyusun perencanaan, menyamakan visi, serta menyusun strategi pengelolaan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh AUM Muhammadiyah Kapuas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Kapuas memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai momen Halal Bihalal sebagai jembatan penting untuk memperkuat hubungan antara pengurus daerah dengan pengelola dan pendidik di AUM Pendidikan.

Lebih lanjut, Ketua PDM juga menekankan pentingnya pengembangan potensi dan bakat yang dimiliki oleh para siswa Muhammadiyah. “Kami berharap berbagai talenta yang dimiliki siswa Muhammadiyah, baik di bidang akademik maupun seni Islam seperti kaligrafi, tilawah, dan pengetahuan agama lainnya, dapat teridentifikasi dan terasah dengan baik,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata, pihaknya merencanakan agar siswa berprestasi dan berbakat tersebut akan dibina secara intensif, bahkan rencananya akan dikirim ke Jawa untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan lebih lanjut. Langkah ini disiapkan secara khusus sebagai persiapan matang dalam menghadapi ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) serta berbagai kompetisi keagamaan dan keilmuan lainnya di tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi dan tukar pikiran terkait pengembangan pendidikan, yang diharapkan dapat melahirkan program-program unggulan dan mencetak generasi muda Muhammadiyah yang cerdas, berakhlak mulia, serta berprestasi di berbagai bidang
</description>
					                </item><item>
						                <title>Sambut Ramadan 1447 H, Masjid Al-Ihsan Kapuas Gelar Buka Puasa Bersama Rutin</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/sambut-ramadan-1447-h-masjid-alihsan-kapuas-gelar-buka-puasa-bersama-rutin</link>
						                <description>KAPUAS – Gema selawat dan suasana hangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kota Kapuas. Masjid Muhammadiyah Al-Ihsan yang berlokasi di Jalan Melati, Kapuas, kembali melaksanakan tradisi tahunannya dengan menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama bagi para jemaah dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu dinanti setiap tahunnya sebagai bentuk syiar Islam dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Layani 100 Jemaah Setiap Hari

Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Muhammadiyah Al-Ihsan menyatakan bahwa setiap harinya mereka menyiapkan konsumsi untuk sekitar 100 orang jemaah. Prosesi buka puasa diatur dengan tertib mengikuti sunah:


	Takjil: Jemaah mengawali berbuka dengan kurma, aneka kue, dan minuman segar.
	Ibadah: Setelah membatalkan puasa, jemaah langsung melaksanakan salat Maghrib berjemaah.
	Makan Berat: Jamuan makan utama dihidangkan tepat setelah salat Maghrib usai, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat.


Gotong Royong Umat

Ketua DKM Masjid Al-Ihsan menjelaskan bahwa seluruh biaya operasional kegiatan ini berasal dari semangat gotong royong. Dana dikumpulkan melalui sumbangan sukarela kaum muslimin dan muslimat, serta didukung oleh kas masjid.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya. Semoga amal ibadah ini mendapat balasan yang melimpah dari Allah SWT,” ujar pihak pengurus masjid dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).


Bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam donasi konsumsi Ramadan, Masjid Al-Ihsan tetap membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah ini.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Milad ke-113 Muhammadiyah di Mandomai: Pemkab Kapuas Puji Kontribusi Nyata Amal Usaha</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/milad-ke113-muhammadiyah-di-mandomai-pemkab-kapuas-puji-kontribusi-nyata-amal-usaha</link>
						                <description>KUALA KAPUAS – Perayaan Milad Muhammadiyah 1 Desember 2025 ke-113 tingkat daerah berlangsung khidmat di Masjid Muhammadiyah As Shuhada Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi atas pengabdian panjang organisasi berlambang matahari tersebut di Bumi Panje Pahendu Kita.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Kapuas

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan penghormatan tinggi atas peran aktif Muhammadiyah dalam membangun daerah. Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, H. Wiyatno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi Muhammadiyah yang mencakup berbagai sektor vital.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi Muhammadiyah Kapuas dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi,” ujar Wiyatno di Kuala Kapuas, Senin.

Perkembangan Amal Usaha yang Nyata

Menurut Wiyatno, eksistensi Muhammadiyah bukan sekadar wacana, melainkan dibuktikan dengan kehadiran unit-unit layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menilai perkembangan organisasi ini sangat progresif dan berdampak luas.


“Kita melihat perkembangannya sangat nyata melalui amal usaha Muhammadiyah yang terus bertambah dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.


Sinergi Lintas Sektor

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kapuas tidak lepas dari kolaborasi yang harmonis antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan warga.

Wiyatno juga menekankan bahwa sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah selama ini telah berjalan baik melalui kerja sama lintas sektor. Hal ini terbukti dari sinkronisasi program-program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan visi pemerintah daerah.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Milad Muhammadiyah ke 111 dan Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/milad-muhammadiyah-ke-111-dan-pelantikan-pimpinan-daerah-muhammadiyah-kabupaten-kapuas</link>
						                <description>KAPUAS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan resepsi Milad ke-111 Muhammadiyah yang dirangkai dengan pengukuhan PDM dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Kapuas masa bakti 2022-2027. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kapuas, Jalan Barito No. 11, Kapuas, Sabtu (25/11/2023).

Mengusung tema utama “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”, PDM Kapuas menjabarkannya ke dalam sub-tema lokal, yaitu “Ikhtiar Membangun Kabupaten Kapuas yang Berkemajuan dan Mencerahkan”. Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Amanto Surya Langka, Lc., dari Palangka Raya.

Acara ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kapuas Erlin Hardi, S.T., M.T., unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng (H.M. Zuhri, Daryana, dan Syairi Abdullah), PW Aisyiyah Kalteng, Ketua MUI Kapuas, Ketua PCNU beserta Muslimat NU, Ketua FKUB, Ketua KNPI Kalteng, anggota DPRD Kapuas dan Provinsi Kalteng, PW Pemuda Muhammadiyah Kalteng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Muhammadiyah.

Target Strategis PDM Kapuas Periode 2022-2027

Ketua Panitia yang juga Sekretaris PDM Kapuas, M. Jallaludin, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Ia menegaskan bahwa tema Milad kali ini merupakan refleksi untuk melanjutkan perjuangan KH Ahmad Dahlan sejak 1912 dalam membawa bangsa ke arah yang lebih baik.

Dalam pergerakan di daerah, Jalal mengumumkan target ambisius PDM Kapuas untuk lima tahun ke depan di sektor pendidikan.


“PDM Kapuas periode ini menargetkan minimal berdiri 5 Sekolah Muhammadiyah baru di Kabupaten Kapuas. Saat ini sudah ada 2 sekolah, dan kami sedang memproses izin pendirian di Pulau Petak serta Madrasah Aliyah di Desa Mampai. Selanjutnya akan menyusul di Desa Manusup, Tamban Catur, dan daerah lainnya,” ujar Jalal.


Senada dengan hal itu, Ketua PDM Kapuas, H. Kamaruddin AK, menjelaskan bahwa lewat momentum Milad ke-111 ini, Muhammadiyah berkomitmen penuh untuk ambil bagian dalam memajukan dan mencerahkan masyarakat Kapuas. “Harapan kami, 5 tahun ke depan Kabupaten Kapuas harus lebih maju dan mencerahkan,” tuturnya.

Apresiasi dan Dukungan Pj. Bupati Kapuas

Pj. Bupati Kapuas, Erlin Hardi, S.T., M.T., memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi nyata Muhammadiyah di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, hingga penegakan tauhid. Ia menilai organisasi Muhammadiyah di Kapuas sangat rapi dan kompak.

“Selamat Milad Muhammadiyah ke-111 dan selamat atas pengukuhan PDM serta PCM se-Kabupaten Kapuas masa bakti 2022-2027. Semoga dapat menjalankan tugas-tugas persyarikatan dengan ikhlas dan amanah,” ucap Erlin.

Erlin juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas siap bersinergi dan mendukung program-program Muhammadiyah.

“Pemkab Kapuas tetap akan bersinergi dalam memajukan organisasi dan melayani umat. Jika memungkinkan, kami akan mendorong program kerja kabupaten maupun provinsi agar bisa disalurkan ke Muhammadiyah Kapuas. Karakter Muhammadiyah itu tidak meminta, tetapi bila diberi maka diterima dan disyukuri,” tambahnya yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Pesan PWM Kalteng: Tertib Administrasi Aset dan SIMAM

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Kalimantan Tengah, Daryana, S.E., mengingatkan para pengurus tentang pentingnya manajemen aset organisasi. Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi Muhammadiyah sebenarnya tidak mengenal pengukuhan formal karena setelah serah terima jabatan, pengurus langsung bekerja. Namun, acara ini menjadi momentum silaturahmi yang sangat baik.

Daryana berpesan agar seluruh aset Muhammadiyah, baik yang sudah ada maupun yang akan dibangun, wajib didata ke dalam Sistem Aplikasi Manajemen Aset Muhammadiyah (SIMAM).


“Seluruh aset Muhammadiyah di mana pun tidak ada yang atas nama pribadi ketua atau pengurus, melainkan atas nama persyarikatan Muhammadiyah. Aset, termasuk masjid-masjid milik Muhammadiyah, harus dijaga dan diurus dengan benar. Penunjukan pengurus masjid juga harus berdasarkan SK dari pimpinan Muhammadiyah setingkat daerah maupun cabang,” tegas Daryana.


Semarak Milad: Aksi Sosial dan Bazaar UMKM

Tak hanya kegiatan seremonial, semarak Milad ke-111 Muhammadiyah di Kapuas ini juga dimeriahkan dengan aksi sosial Donor Darah dan Stand Bazaar UMKM.

Bazaar yang digelar di halaman Komplek Perguruan Muhammadiyah Kapuas tersebut diikuti antusias oleh warga, organisasi otonom (Ortom), dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Berbagai produk mulai dari kuliner, aksesoris, hingga kerajinan tangan lokal dipamerkan dan dipasarkan dalam kegiatan tersebut.
</description>
					                </item><item>
						                <title>H. Kamarudin AK Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Periode 2023-2028</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/h-kamarudin-ak-ketua-pimpinan-daerah-muhammadiyah-periode-20232028</link>
						                <description>Usai menjalani seluruh agenda. Mulai dari pembukaan, laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, hingga pemilihan. Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 Muhammadiyah Kabupaten Kapuas, di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kabupaten Kapuas. Akhirnya selesai dengan tertib dan lancar, pada Sabtu sore (17/6/2023). Hasilnya, Haji Kamaruddin AK Nakhodai Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas, periode 2022-2027.

 



 

Hasil pemilihan. Haji Kamaruddin AK (51 suara), Sidik Widiantoro,SE,MT (46 suara), Dr.H.Suwarno Muriyat (44 suara), Drs.H.Masrani (43 suara), M.Jalaluddin,M.Pd (36 suara), Saifuddin,SE (30 suara), H.Fadli Ramli (29 suara), H.Sogianor,M,Pd (26 suara) dan H.Pangi Aka, S.Pd (15 suara).

“Setelah melakukan sidang tertutup, kesembilan anggota pimpinan daerah Muhammadiyah Kapuas terpilih, sepakat memberikan amanah kepada H.Kamaruddin,AK sebagai Ketua PDM Kabupaten Kapuas periode 2022-2027. Hasil Sidang menetapkan H.Kamaruddin AK sebagai Ketua PDM Kabupaten Kapuas periode 2022-2027,” kata Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi Musda ke-8, Sapto Subagio

Semetara itu. Wakil Ketua PWM Kalteng, Prof.Dr.H. Abdul  Qodir,M.Pd, Dalam sambutan penutupan Musda VIII Muhammadiyah. Mengatakan, agar PDM Kapuas menjaga kekompakan dan kebersamaan. Membuat progam kerja unggulan dan prioritas , seperti bidang pendidikan, kesehatan dan bidang-bidang lainnya.
</description>
					                </item><item>
						                <title>PDM Kapuas Juara Kejuaraan Tenis Meja Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau Cup 2022</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/pdm-kapuas-juara-kejuaraan-tenis-meja-pemuda-muhammadiyah-pulang-pisau-cup-2022</link>
						                <description>PULANG PISAU – Kontingen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas menunjukkan taringnya dalam ajang Kejuaraan Tenis Meja Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau Cup 2022. Tidak tanggung-tanggung, PDM Kapuas sukses menyabet gelar Juara I dan Juara II dalam turnamen yang digelar pada Sabtu (18/6/2022) tersebut.

Acara yang dipusatkan di Aula Masjid Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Pulang Pisau ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Evan Bastian. Sebagai simbol dimulainya kompetisi, dilakukan pemukulan bola pertama oleh Ketua PDM Pulang Pisau, H. Supardi, S.Sos, M.AP., bersama Ketua PDM Kapuas, Drs. H. Masrani.

Strategi Empat Tim

Dalam ajang ini, PDM Kapuas menurunkan kekuatan penuh dengan mengirimkan empat tim sekaligus (Tim A, B, C, dan D). Kehadiran delegasi Kapuas ini tidak hanya untuk berpartisipasi, tetapi juga membuktikan kualitas pembinaan olahraga di lingkungan persyarikatan.

Daftar Tim PDM Kapuas:


	
	PDM Kapuas A: Mardiyanto, Fahrianto, Herdi, Aulia Rahman.
	
	
	PDM Kapuas B: H. Misdan, Anang Berkat, Ahmad Yani, Ramblan.
	
	
	PDM Kapuas C: H. Kamarudin, H. Masrani, Syamsudin, Roy.
	
	
	PDM Kapuas D: H. Taufik, Diansyah, Fahmi, Fuad.
	


Hasil Akhir Pertandingan

Setelah melalui rangkaian pertandingan yang sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, PDM Kapuas B akhirnya keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan rekan setimnya, PDM Kapuas A, di babak final. Sementara itu, tim tuan rumah harus puas di posisi ketiga dan keempat.

Berikut adalah daftar lengkap pemenang Kejuaraan Tenis Meja Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau Cup 2022:


	
		
			Peringkat
			Nama Tim
		
	
	
		
			Juara I
			PDM Kapuas B
		
		
			Juara II
			PDM Kapuas A
		
		
			Juara III
			Berkemajuan Pulang Pisau
		
		
			Juara IV
			Hapakat Bahaur
		
	


Ketua PDM Kapuas, Drs. H. Masrani, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar soal trofi, melainkan tentang mempererat silaturahmi antar kader Muhammadiyah di wilayah Kalimantan Tengah.
</description>
					                </item><item>
						                <title>7 Efek Buruk dari Konsumsi Obat Tidur</title>
						                <link>https://contoh.kapuas.top/berita/detail/7-efek-buruk-dari-konsumsi-obat-tidur</link>
						                <description>Konsumsi obat tidur kerap dipilih bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Mereka berpikir bahwa obat tidur mampu memberikan apa yang diinginkan, yaitu tidur dengan lelap. Namun kenyataannya, obat tidur tidak dapat mengobati kondisi tersebut, bahkan hanya memperburuk masalah saja. Di bawah ini beberapa jenis masalah terkait dengan pil tidur dan penggunaan yang terlalu berlebihan, seperti dikutip Health Me Up, Senin (11/8/2014):
1. Efek samping dari obat tidur dapat membuat orang yang meminumnya merasa lupa, merasa pusing, bingung, dan sulit untuk berpikir keesokan harinya.
2. Berlebihan dalam mengonsumsinya, akan memaksa Anda untuk meningkatkan asupannya agar Anda benar-benar tertidur. Sudah jelas, akan menimbulkan efek samping yang lebih besar.
3. Terlalu sering mengonsumsi obat tidur akan membuat Anda ketergantungan yang berkepanjangan. Tidur lelap secara alami, tampaknya hanya mimpi yang jauh dari angan, yang hanya akan membuat Anda mengalami sulit tidur dan kerap merasa cemas.
4. Jika Anda berhenti mengonsumsinya, secara perlahan tubuh akan menggigil, berkeringat, dan mual.
5. Anda harus tahu bahwa obat tidur akan memengaruhi proses dari obat jenis lainnya yang sedang Anda konsumsi. Apakah itu obat pusing, demam, dan lain-lain.
6. Kondisi akan semakin parah, saat Anda menggabungkannya dengan obat penghilang rasa sakit atau obat penenang.
7. Anda harus menyadari bahwa masalah tidur mungkin menjadi pemicu terjadinya beberapa penyakit kesehatan mental, yang mendasari terjadinya gangguan tidur. Dan obat tidak selalu menjadi pilihan yang tepat.</description>
					                </item></channel>
  	</rss>